13 Kecamatan Dilayani Jemput Bola Akte Kelahiran

yayuk
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sidoarjo tahun ini akan melakukan jemput bola pelayanan akte kelahiran pada 13 kecamatan. Masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya, karena akan dilayani secara cuma-suma alias gratis.

Ke 13 kecamatan tersebut diantaranya, Waru, Sedati, Sidoarjo, Balongbendo, Sukodono, Prambon, Gedangan, Porong, Tanggulangin, Jabon, Tulangan, Krembung dan Taman.

Disampaikan oleh Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Sidoarjo, Yayuk Puji Rahayu SH MM, dengan pelayanan yang diberikan ini, maka masyarakat yang berada di desa tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Dispendukcapil Sidoarjo yang ada di pusat kota.

"Masyarakat cukup datang ke kantor kecamatan saja," jelas Yayuk, Kemarin,di kantornya.

Diakui Yayuk, masih banyak warga yang belum sadar untuk segera menguruskan akte kelahiran anaknya. Ini bisa diketahui dari berkas pengajuan pengurusan akte kelahiran yang masuk di kantor Dispendukcapil.

Saat melakukan jemput bola di kecamatan Waru, kemarin, Yayuk juga sempat menjumpai ada orang tua yang belum menguruskan akte kelahiran ketiga anak-anaknya yang sudah besar. Ia memperkirakan kondisi seperti itu juga bisa terjadi di kecamatan lain.

"Padahal akte kelahiran saat ini cukup penting," tutur Yayuk.

Misalnya untuk masuk sekolah saja diwajibkan untuk menunjukkan akte kelahiran. Mulai SD hingga masuk perguruan tinggi. Bahkan saat ini juga diberlakukan kepada mereka yang akan menunaikan ibadah umrah dan ibadah haji.

Karena itu masyarakat dihimbau untuk segera mengurus akte kelahiran anaknya, sebelum dispensasi pengurusan akte kelahiran dari Depdagri berakhir pada Desember tahun ini.

"Sebab bila sampai terlambat, nanti akan repot sendiri," ujar Yayuk.

Dalam mengurus akte kelahiran anaknya, Yayuk menghimbau kalau bisa diurus saja sendiri. Kalau diurus orang lain, dikhawatirkan ada kesalahan. Misalnya nama, tanggal lahir dan nama orang tua. Kalau itu sampai terjadi, maka resikonya harus mengurus akte kelahiran kembali.

"Banyak kejadian seperti itu," ujar Yayuk.

Karena pentingnya menyadarkan orang tua dalam pengurusan akte kelahiran ini, maka pada tahun 2012 nanti, menurut Yayuk, sosialisasi dan pelayanan jemput bola akan tetap dilakukan.(ali)

Sumber : http://www.sidoarjokab.go.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar